OPERASI REVISI MATA

Operasi revisi pertama dan terakhir

OPERASI REVISI MATA

Operasi revisi pertama dan terakhir

OPERASI REVISI

KELOPAK ATAS MATA

  • WAKTU OPERASI

    Sekitar 1 Jam

  • ANESTESI

    Bius Lokal dan Bius Tidur / Sedasi

  • PELEPASAN JAHITAN

    Sekitar 5~7 hari setelah

  • RAWAT INAP

    Pulang pada hari yang sama

  • RAWAT JALAN

    1 kali kunjungan untuk pelepasan benang

  • PEMULIHAN

    Dapat melakukan aktivitas normal kembali
    setelah 3~5 hari

KLINIK BEDAH PLASTIK BANOBAGI

COCOK UNTUK ANDA

  • Kasus.01

    Apabila tidak puas
    dengan kedalaman
    dan ketinggian dari
    lipatan kelopak mata

  • Kasus.02

    Ingin memperbaiki
    lipatan mata yang
    menghilang dan
    tidak simetris

  • Kasus.03

    Ingin memperbaiki
    koreksi ptosis

    sebelumnya yang
    masih dianggap
    kurang atau koreksi
    berlebihan terjadi

  • Kasus.04

    Adanya bekas luka
    yang terlihat
    dan
    mata yang tidak bisa
    menutup
    setelah
    operasi mata yang
    terakhir

  • Kasus.05

    Kelopak mata
    menjadi semakin
    menurun
    seiring
    bertambahnya usia

※ Setelah melakukan operasi yang pertama, direkomendasikan untuk menunggu setidaknya 6 bulan (setelah luka sembuh dan jaringan
stabil kembali) sebelum memutuskan untuk melakukan operasi revisi.

※ Untuk pasien yang telah melakukan beberapa kali operasi revisi, direkomendasikan untuk melakukan operasi 1 tahun setelah operasi
terakhir sebelum melakukan operasi lagi.

※ Pada beberapa kasus tertentu , direkomendasikan untuk melakukan operasi dalam waktu 2 minggu sebelum luka mengeras.

METODE OPERASI

  • Lipatan Kelopak Mata
    yang Tebal dan
    Bengkak (Mata Sosis)

    Membentuk ulang jaringan
    dan garis pada bagian atas
    lipatan mata dengan
    mempertimbangkan
    ketebalan yang sesuai dari
    lipatan mata dan jumlah
    jaringan yang tersisa.

  • Lipatan Kelopak
    Mata yang Tidak
    Seimbang

    Memperbaiki
    ketidakseimbangan dengan
    mempertimbangkan berbagi
    faktor seperti ukuran mata,
    jarak antara mata dan alis,
    serta perbedaan sudut depresi
    antara dua mata.

  • Lipatan Kelopak
    Mata yang
    Menghilang

    Menghasilkan lipatan kelopak
    mata dengan menggunakan
    metode pembedahan yang
    sesuai dengan kondisi mata
    masing – masing individu dan
    kebutuhan pasien.

  • Bekas Luka

    Memperbaiki dengan
    memotong jaringan yang
    berlebih atau area bekas luka
    dari lipatan mata.

  • Lipatan Kelopak
    Mata yang Tumpang
    Tindih

    Mengangkat jaringan yang
    tidak diperlukan dan bekas
    luka dari pembedahan yang
    dilakukan sebelumnya dan
    membuat satu garis yang
    benar (melakukan tambahan
    koreksi ptosis mata apabila
    terdapat kasus ptosis)

  • Lipatan Kelopak
    Mata dengan Posisi
    yang Tinggi

    Membuka ikatan yang
    sebelumnya dan
    menyesuaikan tinggi ke
    bawah

  • Memiliki Garis
    Lipatan Mata yang
    Tipis

    Mengaplikasikan metode
    pembedahan yang paling
    sesuai mempertimbangkan
    kondisi mata dari masing –
    masing individu dan
    kebutuhan pasien.

  • Kelopak Mata yang
    Menurun Seiring
    Bertambahnya Usia

    Memperbaiki penampilan
    kelopak mata atas dengan
    mengangkat kulit yang
    menurun (blepharoplasty
    bagian atas) atau
    menggunakan metode
    penyayatan yang lain.

HANYA DI BANOBAGI

  • Menyesuaikan prosedur operasi dengan
    mempertimbangkan ketebalan kulit, kekenduran dan
    kekuatan membuka mata
  • Menggunakan teknik operasi yang didasarkan pada
    kasus operasi revisi dengan perhitungan pelepasan
    yang tepat dan bekas luka yang sangat minimal
  • Menyesuaikan desain menyesuaikan bentuk mata
    sesuai dengan wajah dari masing-masing pasien
  • Memperbaiki masalah kerusakan struktur dan
    fungsi mata

NILAI INTI BANOBAGI

Menggunakan peralatan
medis dan obat-obatan
dengan kualitas terbaik
yang dipilih dengan
seksama.
Untuk kenyamanan dan
kemudahan bagi para
pasien yang berasal dari luar
Korea, kami menyediakan 1:1
koordinator, penginapan,
transportasi, dll.
Ahli anestesi di tempat
yang ahli di bidangnya.
Pembedahan dilakukan
oleh dokter secara jujur
dengan sistem dokter
penanggung jawab yang
terpercaya
Penggabungan banyaknya
pengalaman klinis dan
keahlian dari para ahli di
bidangnya.
Dengan penelitian dan
usaha selama
bertahun-tahun, kami mampu
memberikan solusi yang
tepat untuk kasus pasien
luar negeri secara
individual.

Sebelum & Sesudah

BEFORE AFTER
BEFORE AFTER

PERTANYAAN YANG SERING DIAJUKAN

Beberapa masalah dapat menyebabkan hasil yang kurang memuaskan, dan lebih dari satu penyebab bisa saja terjadi secara bersamaan. Pembengkakan pada tahap awal dapat membuat lipatan terlihat terlalu tinggi atau tidak rata, sementara jaringan parut yang sudah matang dapat menarik kelopak mata ke arah lipatan yang tidak diinginkan. Untuk menemukan penyebabnya, dokter bedah akan memeriksa kekuatan otot pengangkat kelopak mata, seberapa banyak sisa kulit dan lemak yang masih ada, serta apakah alis yang rendah turut menambah beban pada kelopak mata. Revisi sebaiknya menargetkan penyebab yang sebenarnya, bukan sekadar mengulangi operasi pertama.

Sebagian besar masalah penampilan dinilai setelah kelopak mata melunak dan bekas luka sudah matang, biasanya sekitar enam bulan setelah operasi. Jika pasien sudah menjalani beberapa operasi sebelumnya, menunggu mendekati satu tahun dapat memberikan area bedah yang lebih jelas dan lebih aman untuk dievaluasi. Penanganan lebih awal mungkin diperlukan jika mata tidak dapat menutup, permukaan bening mata terpapar, jahitan menyebabkan cedera, atau ada masalah lain yang mengancam kenyamanan maupun penglihatan.

Lipatan yang terlalu tinggi atau dalam sering kali dapat diperbaiki, meskipun bekas garis luka lama mungkin tidak sepenuhnya hilang. Revisi biasanya dilakukan dengan melepaskan perlekatan lama dan membentuk lipatan baru yang lebih lembut pada posisi yang lebih rendah. Jika terlalu banyak jaringan yang telah diangkat pada operasi sebelumnya, dokter bedah harus mempertahankan atau mengembalikan volume yang cukup untuk mencegah munculnya cekungan yang terlihat. Tujuannya adalah menciptakan satu lipatan utama yang terlihat alami, meskipun beberapa garis sekunder yang samar mungkin masih tersisa akibat bekas luka sebelumnya.

Ya, bisa. Lipatan yang lemah atau memudar dapat diperkuat dengan menempatkan jahitan penyangga baru pada ketinggian dan kedalaman yang tepat. Dokter bedah juga dapat melepaskan jaringan parut atau mengurangi sedikit volume jaringan jika salah satu dari keduanya menghambat pembentukan lipatan secara merata. Jahitan tersebut harus cukup kuat untuk menahan lipatan tanpa menciptakan alur yang tajam. Beberapa perbedaan antara kedua sisi mungkin tetap ada, karena kelopak mata yang mendasarinya memang tidak sepenuhnya identik.

Jaringan parut hanya dilepaskan pada area yang menarik kelopak mata, menciptakan lipatan tambahan, atau menghambat pergerakan normal. Kulit sehat, otot kelopak mata, dan lemak dipertahankan karena berperan melindungi penutupan mata dan membantu kelopak mata terlihat lembut. Sebaliknya, mengangkat seluruh area yang keras dapat membuat kelopak mata menjadi tipis, cekung, atau lemah. Tujuannya adalah melepaskan jaringan secukupnya untuk membentuk lipatan yang lebih baik, sambil tetap mempertahankan sebanyak mungkin bantalan dan pergerakan alami yang sehat.

Ketika terlalu banyak kulit atau lemak telah diangkat, prioritas utama adalah memastikan kelopak mata dapat menutup dengan nyaman dan melindungi mata dari kekeringan. Jaringan parut yang kencang dapat dilepaskan agar sisa kulit dapat bergerak lebih bebas. Selain itu, cekungan yang terbentuk terkadang dapat diperbaiki dengan penempatan lemak secara hati-hati, meskipun lemak yang dipindahkan tidak identik dengan jaringan kelopak mata aslinya. Pemulihan sepenuhnya mungkin tidak selalu memungkinkan, dan pengangkatan kulit lebih lanjut sebaiknya dihindari jika kelopak mata sudah terlalu pendek atau kencang.

Ya, bisa, jika perbedaan tinggi tersebut disebabkan oleh otot pengangkat kelopak mata yang tidak terdiagnosis sejak awal atau dikoreksi secara tidak merata. Dokter bedah dapat menyesuaikan sisi yang lebih lemah, melepaskan sisi yang terangkat terlalu tinggi, dan menyempurnakan lipatan agar sesuai dengan posisi barunya. Pembengkakan harus mereda terlebih dahulu, karena dapat mengubah tinggi kelopak mata untuk sementara waktu. Simetri yang sempurna mungkin tidak selalu dapat dicapai jika mata, alis, atau otot kedua sisi memang sudah berbeda sejak sebelum operasi.

Sering kali, ya. Sayatan terbuka memberikan dokter bedah akses dan pandangan yang cukup jelas untuk melepaskan jaringan parut lama, menurunkan lipatan yang terlalu tinggi, menyesuaikan lemak, atau memperbaiki otot pengangkat kelopak mata. Meskipun demikian, revisi yang hanya menggunakan jahitan masih mungkin dilakukan pada kasus ringan, ketika masalahnya terbatas pada satu jahitan tertanam yang longgar dan bekas luka yang minimal. Setelah beberapa lapisan jaringan telah diubah, pendekatan terbuka umumnya memberikan kontrol yang lebih baik dan hasil yang lebih dapat diprediksi.

Ya, benar. Pembengkakan setelah revisi dapat bertahan lebih lama karena operasi sebelumnya telah meninggalkan jaringan parut dan mengubah drainase cairan normal. Memar dan bengkak yang jelas terlihat sering kali membaik dalam satu hingga dua minggu, namun kekencangan dan ketidakrataan dapat berlanjut selama beberapa bulan. Lipatan dapat terus melunak selama tiga hingga enam bulan atau lebih lama setelah beberapa kali operasi. Pemeriksaan diperlukan segera jika muncul pembengkakan yang meningkat dengan cepat, rasa sakit yang parah, perubahan penglihatan, atau kesulitan menutup mata yang semakin memburuk.

Setiap operasi tambahan dapat menciptakan lebih banyak jaringan parut dan dapat memperburuk kekeringan, penutupan yang tidak sempurna, atau asimetri. Risiko ini lebih tinggi jika terlalu banyak kulit atau lemak yang telah diangkat sebelumnya, atau jika tinggi kelopak mata harus diubah secara signifikan. Operasi yang dilakukan dengan hati-hati dapat mengurangi risiko ini, tetapi tidak dapat menghilangkannya sepenuhnya. Melindungi fungsi kedipan dan permukaan mata mungkin memerlukan penerimaan terhadap sedikit perbedaan yang tersisa, alih-alih mengejar simetri sempurna dengan mengorbankan fungsi mata.

Tidak ada angka pasti yang aman bagi semua orang. Setiap operasi menambah jaringan parut dan dapat mengurangi kulit sehat, lemak, serta suplai darah, sehingga membuat revisi berikutnya menjadi kurang dapat diprediksi. Setelah beberapa kali prosedur, operasi sebaiknya hanya dipertimbangkan jika terdapat masalah yang jelas dan secara realistis dapat diperbaiki. Terkadang, observasi atau koreksi kecil yang ditargetkan lebih aman dibandingkan mendesain ulang kelopak mata secara menyeluruh.

Tujuan yang realistis adalah perbaikan yang jelas, bukan kelopak mata yang identik secara sempurna. Revisi dapat menghasilkan lipatan yang lebih rata, kedalaman yang lebih lembut, bukaan yang lebih baik, atau penutupan yang lebih nyaman. Perubahan yang dapat dilakukan dibatasi oleh bekas luka sebelumnya, jaringan yang hilang, kekuatan otot, posisi alis, dan bentuk mata alami pasien. Lipatan sekunder yang lama mungkin memudar tanpa hilang sepenuhnya, dan volume yang hilang mungkin hanya kembali sebagian. Fungsi dan perlindungan mata harus didahulukan sebelum perbedaan kosmetik kecil.

KLINIK BEDAH PLASTIK BANOBAGI

LEBIH BAIK JIKA DILAKUKAN
BERSAMAAN

KUNJUNGI KAMI

517 Nonhyeon-Ro, Gangnam-Gu, Seoul Korea

X

emailicon E-MAIL

indonesia@banobagi.com

Jangan sungkan untuk hubungi
kami dan kami akan memberi respon
secepat mungkin.
go-top